Selasa, 08 Mei 2012
Perkebunan Karet
Posted by nugraha on 16.21
Sekilas tentang tanaman karet
Tanaman karet berasal dari bahasa latin yang bernama Hevea braziliensis. Tanaman karet mula-mula ditemukan di lembah-lembah sungai Amazone (Brazil). Ketika Christophel Columbus menemukan benua Amerika pada tahun 1476, dia tercengang melihat penduduk setempat (suku Indian) bermain bola dengan menggunakan suatu bahan yang dapat memantul bila dijatuhkan ke tanah. Bola tersebut terbuat dari campuran akar, kayu, rumput, dan bahan (lateks) yang kemudian dipanaskan diatas api dan dibulatkan menjadi bola.
Karet (termasuk karet alam) merupakan kebutuhan yang vital bagi kehidupan manusia sehari-hari, hal ini terkait dengan mobilitas manusia dan barang yang memerlukan komponen yang terbuat dari karet seperti ban kendaraan, conveyor belt, sabuk transmisi, dock fender, sepatu dan sandal karet..
Ketersediaan sumber daya alam
Budi daya tanaman atau perkebunan karet ini memerlukan syarat tumbuh :
A. Syarat Tumbuh
1. Iklim
- Tinggi tempat 0 sampai 200 m dpl.
- Curah hujan 1.500 sampai 3.000 mm/th.
- Bulan kering kurang dari 3 bulan.
- Kecepatan angin maksimum kurang atau sama dengan 30 km/jam.
2. Tanah
- Kemiringan tanah kurang dari 10%.
- Jeluk efektif lebih dari 100 cm.
- Tekstur tanah terdiri lempung berpasir dan liat berpasir.
- Batuan di permukaan maupun di dalam tanah maksimal 15%.
- pH tanah berkisar antara 4,3 – 5,0.
- Drainase tanah sedang.
B. Bahan Tanam
• Klon-klon Karet Rekomendasi
Klon penghasil lateks : BPM 24, BPM 107, BPM 109, IRR 104, PB 217, PB 260
Klon penghasil lateks-kayu : BPM 1, PB 330, PB 340, RRIC 100, AVROS 2037, IRR 5, IRR 32,
IRR 39, IRR 42, 112, IRR 118
• Batang bawah :
Syarat kebun sumber biji untuk batang bawah yaitu:
- Terdiri dari klon monoklonal anjuran untuk sumber benih.
-Kemurnian klon minimal 95%.
- Pertumbuhan normal dan sehat
- Penyadapan sesuai norma.
- Luas blok minimal 15 ha.–
- Topografi relatif datar.
• Sumber benih
- PT London Sumatera Plantation.
- Balai Penelitian Sungei Putih, Pusat Penelitian Karet, Lembaga Riset Perkebunan Indonesia.
- Balai Penelitian Sembawa, Pusat Penelitian Karet, Lembaga Riset Perkebunan Indonesia.
- Balai Penelitian Getas, Pusat Penelitian Karet, Lembaga Riset Perkebunan Indonesia.
C. Persiapan Lahan
• Pembukaan lahan
Penyiapan lahan dilakukan dengan tahapan diantaranya sebagai berikut :
I. Secara Mekanis
a. Pohon karet tua (replanting) atau semak dan atau pohonnon karet (new planting) ditebang dengan menggunakan gergaji (Chain saw), atau didorong menggunakan ekscavator sehingga perakaran ikut terbongkar.
b. Pohon yang telah tumbang segera dipotong-potong dengan panjang sesuai dengan ukuran yang dikehendaki.
c. Bagian-bagian cabang dan ranting yang masih tertinggal dipotong-potong lebih pendek untuk memudahkan pengumpulan pada jalur yang telah ditetapkan.
d. Sambil menunggu pekerjaan memotong ranting yang tersisa, pekerjaan dilanjutkan dengan membongkar tunggul yang masih tersisa di lapang.
e. Pembongkaran tunggul dapat dilakukan dengan menggunakan alat berat (buldozer) sehingga sebagian besar tunggul dan akar tanaman karet dapat terangkat.
II. Secara Kimiawi
Urutan pekerjaan dalam penyiapan lahan secara kimiawi adalah sebagai berikut :
• Peracunan tunggul
Peracunan tunggul dapat dilakukan antara lain dengan 2,4,5-T ataupun garlon.
D. Penanaman
• Persiapan Penanaman
• Pembuatan Lubang Tanam
• Penanaman
• Penyulaman
E. Pemeliharaan Tanaman
• Pembuangan Tunas Palsu
• Pembuangan Tunas Cabang
• Perangsangan Percabangan
• Pemupukan
F. Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT)
• Penyakit
1) Jamur Akar Putih
Serangan jamur menyebabkan akar menjadi busuk dan apabila perakaran dibuka maka pada permukaan akar terdapat semacam benang-benang berwarna putih kekuningan dan pipih menyerupai akar rambut yang menempel kuat dan sulit dilepas.
Pencegahan
• Pada lahan yang sudah terinfeksi dengan JAP, dan akan ditanami karet dibersihkan dari tunggul-tunggul karet. Lubang penanaman diberi belerang100 – 200 gram per lobang.
• Disekitar tanaman muda yang berumur kurang dari 2 tahun ditanami tanaman antagonis antara lain Lidah mertua, Kunyit dan Lengkuas.
2) Penyakit Bidang Sadap
2.1. Mouldy Rot
Penyebab
Jamur Ceratocystis fimbriata
Pengendalian
• Di daerah yang beriklim basah atau rawan penyakit ini dinajurkan menanam klon resisten yang telah direkomendasikan.
• Pisau sadap diberi desinfektan sebelum digunakan.
• Menurunkan intensitas penyadapan atau menghentikan penyadapan pada serangan berat.
• Hindari torehan yang terlalu dalam pada saat penyadapan agar kulit cepat pulih.
• Tanaman yang sudah terserang dioles fungisida 5 cm di atas irisan sadap sehari setelah penyadapan dan getah belum dilepas. Interval pengolesan 1-2 minggu sekali sampai tanaman kembali sehat.
2.2 Kering Alur Sadap (KAS)
Penyebab
Ketidakseimbangan fisiologis dan penyadapan yang berlebihan.
Pengendalian
_ Menurunkan intensitas penyadapan pada pohon/kebun yang telah mulai menunjuk-kan kekeringan alur sadap.
_ Menghindari atau menurunkan intensitas penyadapan pada musim gugur daun.
_ Bidang sadap yang mati dan kulit kering dipulihkan kembali dengan pemberian formulasi oleokimia (Antico F-96, No. BB).
_ Pemberian oleokimia dengan cara mengerok kulit bidang sadap yang sakit kemudian dioles segera setelah pengerokan selesai.
_ Satu tahun kemudian kulit yang baru bisa disadap kembali.
Proses produksi
Tanaman karet memerlukan waktu rata 6-7 tahun untuk dapat disadap, oleh karena itu embangunan perkebunan karet memerlukan investasi jangka panjang dengan masa tenggang 6-7 tahun.
Berikut adalah hasil evaluasi usaha perkebunan.
Proses distribusi
Petani karet dapat menjual hasil produksi karet mereka melalui para pengumpul. Para pengumpul biasanya membeli ke tempat perkebunan karet rakyat 1 minggu sekali. Untuk sekal perusahaan besar otomatis tidak kepengumpul melainkan mereka diolah sendiri menjadi bahan karet yang lebih lanjut.
Proses pasar
Menurut perkiraan International Rubber Study Group (IRSG), diperkirakan akan terjadi kekurangan pasokan karet alam pada periode dua dekade ke depan. Hal ini menjadi kekuatiran pihak konsumen, terutama pabrik-pabrik ban seperti Bridgestone, Goodyear dan Michellin. Sehingga pada tahun 2004, IRSG membentuk Task Force Rubber Eco Project (REP) untuk melakukan studi tentang permintaan dan penawaran karet sampai dengan tahun 2035.
Proses pasar untuk usaha pembudidayaan karet ini sangatlah luas, pasarnya tidaklah mencakup nasional melainkan kemancanegra.
pustaka
[1]. http://mangasasianturi.blogspot.com/2010/09/proses-pengolahan-karet-crumb-rubber.html
[2]. http://jiputro.net/perkebunan/peluang-budidaya-karet
[3]. http://jiputro.net/perkebunan/management-kebun-karet
Senin, 17 Oktober 2011
IMAJINASI DAN INTUISI DALAM KEWIRAUSAHAAN
Posted by nugraha on 16.48
Imajinas
Imajinasi adalah gambar angan, daya membayangkan atau khayalan. Imajinasi secara umum, adalah kekuatan atau proses menghasilkan citra mental dan ide. Para ahli ilmu jiwa mengemukakan banyak macam imajinasi. Lamunan dan impian adalah salah satu bentuk imajinasi yang pasif. Imajinasi reproduksi ialah berupa kemampuan membentuk kembali pengalaman masa lalu.Bentuk imajinasi dalam bidang sains dikatakan sebagai produktif atau imajinasi yang kreatif. Hasil dari imajinasi kreatif adalah penemuan baru. Penemuan baru ini bisa berbentuk benda, konsep, idea atau model. Imajinasi seseorang adalah batasan dunianya nyata orang tersebut. Imajinasi tidak mengenal batas, dan apapun yang ditangkap oleh pikiran dan diyakini, akan dapat terwujud menjadi realitas. Imajinasi kreatif membantu seseorang untuk mengeksplorasi piliha-pilihan atau opsi yang berbeda dan melihat banyak sekali scenario dan peluang hasilnya. Imajinasi yang kita kembangkan merupakan pemicu yang mendorong untuk bergerak melakukan sesuatu. Kita akan punya kekuatan untuk mencapai imajinasi. Walau tidak langsung dapat meraihnya, tetapi melalui usaha yang bertahap suatu saat imajinasi, mimpi, dan fantasi akan menjadi kenyataan. Imajinasi itu adalah pikiran, yang melahirkan energi, yang menggerakkan tangan, jari, kaki, mata, dan anggota tubuh lainnya. Tandanya energi itu mulai bekerja ialah ketika kita akan menyusun langkah dan rencana untuk mencapai fantasi. Kemudian bergeraklah seluruh tubuh ini mengerjakan rencana-rencana itu. Jika kita bisa menggabungkan imajinasi, harapan, rencana, peluang, dan kerja keras, imajinasi akan berubah menjadi sukses yang paling indah dalam hidup. Dalam literature manajemen imajinasi disebut sebagai visi. Dalam ajaran Islam, dijelaskan bahwa Allah mengikuti persangkaan hamba-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa Allah mengikuti apa yang seseorang pikirkan. Ketika seseorang berimajinasi atau berpikir positif maka itu yang akan ia dapat. ada satu ayat dalam Al Qur’an yang sering menggugah fikiran saya berkaitan dengan mimpi ini, yakni surat Ar Rahman ayat 33. Yang artinya “Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah)”. Saya kira dengan ayat ini Allah menyuruh kita berfikir tentang hal-hal yang (kelihatannya) mustahil dicapai, pada saat diturunkannya ayat itu. Dan sekarang terbukti, manusia mampu menembus batas-batas langit yang sebelumnya tak mampu ditembus. Mampu mencapai bulan, Mars, mengorbitkan satelit, dll.
Intuisi adalah jelas, bersinar, langsung mengetahui. Rasa ini adalah independen dari mental kesadaran akan sumber pengetahuan. Kita mungkin merasa tiba-tiba ada yang mendorong untuk melakukan atau memperlambat perjalanan, tanpa sadar alasan tertentu untuk mencapai keputusan. Pengetahuan yang tiba-tiba dan hanya hadir dalam pikiran kita. Ketika seseorang ingin mengasah ketajaman intuisi, ia seharusnya telah menyimak semua pengetahuan tentang cara menjadi sukses. Pribadi yang sibuk dengan rutinitas yang sama setiap hari sulit menemukan intuisi dalam dirinya, sebab dia tidak mengenal intuisi selain bekerja mengikuti prosedur. Manusia cerdas akan melatih intuisinya untuk memahami kehidupan hari ini buat hari esok, bukan sekedar sibuk dalam rutinitas yang hanya mengikuti jalan yang sudah sering dilalui orang lain. Intuisi yang terlatih dengan sempurna akan menghasilkan gagasan – gagasan berkualitas tinggi, untuk menciptakan karya masa depan yang luar biasa. Setiap orang memiliki pengalaman intuisi yang unik. Hal ini sangat menyentuh semua lapisan yang menjadi: rohani, emosi, mental dan fisik. Sebagian besar anak-anak dan remaja memiliki alam yang sangat tinggi dari intuisi. Setelah mereka dewasa, pikiran mereka menjadi lebih analitis. Meskipun perkembangannya berbeda satu sama lain. Setiap individu dalam seni kreatif, memilki imajinasi yang sangat mengekang, dan operasi dari intuisi sangat kuat. Intuisi dapat ditingkatkan setelah kita mengenali diri kita sendiri dan berusaha untuk memperbaiki apabila ada yang salah yang bisa menjadi penghalang dalam mencapai suatu mimpi
Intuisi
Intuisi adalah bentuk perkiraan yang samar-samar, sering setengah disadari, tanpa diiringi proses berpikir yang cermat sebelumnya, namun kemudian dapat menuntun pada satu keyakinan, yaitu secara tiba-tiba dan pasti memunculkan satu keyakinan yang tepat. Dalam istilah filosofi, intuisi didefinisikan sebagai pengetahuan mendadak tanpa sadar. Seseorang tidak sadar memikirkan suatu objek, tiba-tiba dating suatu ide. Ini adalah contoh intuisi, tetapi yang datang tiba-tiba bila masalahnya telah disadari, itu juga merupakan intuisi. Intuisi adalah pengetahuan yang bergerak antara rasional dan literal. Untuk memahaminya, tidak cukup hanya menggunakan kategori akal logika saja. Dalam kehidupan sehari-hari, istilah batin, firasat atau intuisi, tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Istilah tersebut diterjemahkan dalam berbagai makna. Tapi yang pasti, intuisi adalah keadaan dimana seseorang merasakan akan terjadinya suatu peristiwa sebelum peristiwa itu benar-benar terjadi, entah itu peristiwa baik ataupun buruk. Dalam perspektif Islam, intuisi dapat dinilai sebagai bagian lanjut dari pemikiran dan sikap mental maju yang telah dimiliki seorang muslim. Seorang muslim memang dituntut untuk mengaplikasikam pemahaman Islam dalam menjalankan kegiatan hidupnya. Proses aplikasi ini dapat dilakukan diantaranya dengan cara menumbuhkan kesadaran dan melatih kepekaan perasaan. Albert Einstein berkata bahwa: “Intelektual mempunyai peranan yang kecil dalam sebuah penemuan. Bila datang sebuah lompatan dalam kesadaran, sebut itu sebagai intuisi atau apa saja sesuai dengan keinginanmu, solusi akan datang kepadamu dan kamu tidak tahu bagaimana atau mengapa.” Ungkapan Einstein yang mengatakan bahwa intusi adalah solusi dari sebuah penemuan adalah sangat tepat. Karena ia adalah sumber visi dan gagasan yang mempunyai kuasa untuk mencerahkan kesadaran dan menaikkan getaran atas segala sesuatu yang berada di sekitar kita. Ia sanggup memberikan jawaban atas apapun pertanyaan yang ada pada diri kita.
Strategi Mengejar imajinasi dan meningkatkan intuisi
Strategi Mengejar Imajinasi semua orang menerima anugerah yang namanya imajinasi itu pada tingkatan yang berbeda-beda. Memang, tidak semua orang mampu menggunakan imajinasi mereka untuk membuat karya seni yang luar biasa atau menciptakan penemuan ilmiah. Akan tetapi, kita semua jelas sekali mampu meningkatkan imajinasi yang kita miliki hingga pada tingkatan yang memungkinkan kita meraih sebentuk kesuksesan bagi diri kita masing-masing. Strategi untuk mengejar konsep Hammel dan Prahalad yaitu strategi mengejar imajinasi (visi) disebutnya sebagai Strategic Intent. Penyusunan startegi ini dikembangkan secara bertahap serta konsisten. Dalam strategi mengejar imajinasi ini, masa depan bukan hanya dibayangkan, tetapi harus dibangun. Maka dibutuhkan arsitek yang menciptakan hal-hal yang belum tercipta. Gabungan antara pemimpin dan pelaksana. Dalam pelaksanaan strategi berdasarkan imajinasi ini membutuhkan Strategic Architecture yang merupakan gabungan antara pengetahuan masa depan (information architecture), perilaku, nilai, struktur (social architecture), dan financial architecture. Strategic Architecture sebagai cetak biru tingkat tinggi untuk penyebaran dari fungsionalitas baru, akuisisi dari kompetensi baru, atau migrasi dari kompetensi yang ada dan menyusun kembali perantara dengan pelanggan.
Strategi Meningkatkan Intuisi
Langganan:
Postingan (Atom)
